My Indonesian friends in Loughborough – they are a part of my life

Loughborough, 24th July 2016

Time does fly really, and it’s been ages I haven’t checked my blog.

Sebenernya aku ngga ada sesuatu yang special untuk ditulis, but I think it might worth to share a little experience here, in the UK. Tapi, maaf ya kalo bahasanya bakal gado-gado, plus grammar berantakan..haha.. maklum, ga niat nulis and ga mau edit2 gitu :p. Hope this article flows well, kalo emang ada yang nyasar and baca tulisan ini :p.

Living in a place where ngga many Indonesian live has taught me a lot, apalagi di tempat yang semi2 desa gini (tapi ngga ada sawah and masi ada church, so that it is still relevant to be called as a town – instead of a village :p), terutama tentang bagaimana mengapresiasi hidup. Sering aku berpikir, andai orang Inggris itu muslim, mungkin dunia ini sungguh sempurna, hehe.. tapi mungkin Allah tidak menghendaki hal tersebut untuk kaum manusia, wallahu alam.

Balik lagi, tentang not many Indonesian people in my town. Semisal aku dulunya memutuskan untuk tinggal di Manchester atau Melbourne (karena dulu aku dapat offer juga dari beberapa university, such as Monash University, University of Manchester, and University of Tazmania), atau mungkin di Hiroshima (as I also got offer from Hiroshima University, although it wasn’t an official offer yet), mungkin aku ngga dapat much learning opportunities as I stay in Loughborough. Bayangkan aja, di Manchester misalnya, Indonesian studentsnya aja udah around 250. In contrast, not many Indonesian students di Lboro, dapet lima ampe sepuluh anak aja udah sangat ajaib, hehe. Tapi, justru itu lah yang membuat aku belajar banyak, apalagi ngga pake pulang selama 3 taun berturut-turut, I’m feeling like, I am so blessed staying here!

Disini karakter Indonesian studentsnya luar biasa beda2, tapi karena kita minoritas dan atas dasar survive, secara ajaib, we are really close and always supporting each other – no matter di Indo kaya raya ato engga (yang jelas, aku bukan anak orang kaya:p), muslim ato engga (mostly mereka nonmuslim ^^), seberapa jauh gap umur kita, seberapa beda referensi kita untuk suka2 ^^ (ada yang demennya clubbing, ato ke gereja, ato ke pengajian, ato ke gym, ato jalan2, de el el…yang jelas itu bukan preferensiku semua :p). Aku hanya membayangkan, andai aku stay di Indonesia, it seems impossible aku bisa mengenal teman2 yang seperti itu.. sekali lagi, Allah Maha Besar. Sungguh aku bersyukur diberi Allah untuk bisa bernteraksi dan dekat dengan teman2ku sekrang ini. I have learn’t a lot from them!

Ngga cuman belajar hidup dari teman2 Indonesia, I also have learnt lots things from my overseas friends, terutama tentang ketulusan membantu…..

Hidup itu sungguh indah, dan kadang kita akan semakin mensyukuri indahnya hidup ketika kita hidup dalam situasi yang minimalis really, e.g. not much people, not much attractions (sekarang aku ngga excited lagi liat mall, lebih suka menikmati alam dan interaksi sesama manusia), etc. Mungkin ini sama halnya ketika aku harus makan makanan plain tiap hari tanpa bumbu since I got ulcer; I can taste that green tea is soo sweet and refreshing, red rice is soo sweet, broccoli is soo sweet, and plain flour is so savoury, although I didn’t put any seasonings.

In short, aku sungguh sering menangis syukur kepada Allah atas kesempatan luar biasa ini. My life experience in Loughborough is farr more than PhD experience, it is more about life. Semoga aku bisa selalu istiqomah mengingat pelajaran hidup ini dan membawa manfaat untuk keluargaku yang tercinta.

So, if you have a chance to stay in overseas, saranku, choose a place where not many Indonesian stay there. It will be hard during the first year, but it worth.. just consider this as a natural pondok pesantren ^^.

6 thoughts on “My Indonesian friends in Loughborough – they are a part of my life

  1. mending gado-gado daripada full english.
    setidaknya saya bisa baca dan mengerti artinya. hehehe.
    semoga diberi kemudahan study-nya sensei..
    kore kara mo, ima made mo, ganbaru zo!
    これからも、今までも、頑張るぞ!
    先生の夢がかないます様になるぞ!

      1. ahaha..ko masih inget. berarti kamu emang pinter, din ^^, coz aku ngasih nilainya totally fair inshaallah, so no need to say thank you😀.. anyway, aku bukan senseeii.. sensei itu sebutan untuk yang udah profesional bukan sih, misal, guru senior, profesor..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s