Smartphone: baikkah untuk dunia pendidikan?

Jaman sekarang jarang sekali ada pelajar, terutama mahasiswa, yang tidak menggunakan smartphone. Memang betul, phone tersebut dikatakan “smart” karena selama gadget tersebut terkoneksi dengan internet, seluruh informasi dapat diakses dan diunduh. Orang yang tidak tahu sama sekali mengenai suatu istilah spesifik, dapat belajar mengenal istilah tersebut dengan mudah dan relatif lebih cepat cukup hanya dengan memanfaatkan browser yang terinstall di smartphone yang digunakan. Bahkan, mencari rute terpendek juga bisa dilakukan dengan bantuan Global Postioning System (GPS) yang juga menjadi fitur standar dari smartphone.

Smartphone memang bisa jadi sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari kita, apalagi koneksi internet menjadi ubiquitous, atau dapat diperoleh dengan mudah dimana-mana. Misalnya,  membantu pekerjaan bagi para professional worker yang dituntut selalu online untuk mempercepat dan mempermudah koordinasi, dapat menjadi fasilitas penyimpanan online melalui cloud database, memediasi peran publik sebagai citizen journalism, mempermudah peneliti untuk mencari dan melakukan komparasi data, mempermudah networking untuk mencari customer (misal, bisnis customer-to-customer / C2C semacam kaskus) atau mitra kerja, mempermudah online tracing untuk kepentingan logistik dan distribusi, bahkan juga bisa digunakan hanya untuk sekedar keep in touch atau silaturahim melalui social media atau media chatting. Dengan kata lain, banyak pengguna smartphone beranggapan bahwa gadget mereka membuat kehidupan mereka lebih dinamis, mudah, modern, dan simpel, karena semua yang diperlukan dapat diakses melalui smartphone mereka.

Hal ini juga berlaku bagi pelajar utamanya mahasiswa. Sebagai salah seorang pengajar jurusan teknik, saya menjumpai semakin banyak mahasiswa mengabaikan kebutuhan scientific calculator yang manual karena mereka mengandalkan smartphone mereka yang sudah memiliki fitur kalkulator, bahkan ada yang sudah terinstall scientific calculator. Dengan demikian, tidak sedikit dosen atau pengajar yang mengijinkan mahasiswanya menggunakan smartphone mereka sebagai pengganti scientfic calculator yang wujud fisiknya lebih “analog”.

Jika mahasiswa tersebut “cerdas”, selama ujian, mahasiswa tersebut dapat memanfaatkan koneksi internet untuk mendapatkan jawaban lengkap dari suatu perhitungan yang rumit seklaipun. Contoh sederhananya, Google dapat digunakan sebagai kalkulator sebagaimana gambar dibawah ini.

Image

Dalam hitungan kurang dari 1-2 detik, maka jawaban tersebut keluar pada mesin pencari Google.

Saya hanya menyampaikan bahwa sebaiknya, dalam dunia pendidikan, gadget berbasis smartphone atau tablet tidak direkomendasikan untuk digunakan selama pengerjaan tugas (terutama yang bersifat matematis dan formulasi), apalagi digunakan saat ujian.

Menjaga kualitas dunia pendidikan memang bukanlah suatu pekerjaan yang mudah. Seringkali, kemajuan teknologi jika dimanfaatkan secara kurang tepat akan menyebabkan penurunan kualitas kecerdasan mahasiswa atau pelajar secara signifikan. Sebagai contoh, terdapat suatu riset yang menemukan bahwa pelajar yang tidak pernah mencatat dengan menggunakan tulisan tangan mereka memiliki kecerdasan yang lebih rendah dibandingkan dengan pelajar yang selalu mencatat perkuliahan dengan tulisan tangan mereka. Bahkan, ada temuan yang menyatakan bahwa, meskipun seseorang sering membuat tulisan dengan menggunakan bantuan laptop atau komputer, ternyata kecerdasannya berbeda dengan orang yang sering membuat tulisan dengan tulisan tangan mereka. Hal tersebut antara lainnya dikarenakan membuat tulisan dengan tulisan tangan membutuhkan konsentrasi dan ketelitian yang lebih tinggi. Sayangnya, saya tidak terlalu ingat sumber detil dari riset tersebut.

Mungkin, hal tersebut juga akan berlaku sama dengan penggunaan smartphone. Smartphone, bila pemanfaatannya tidak tepat, bisa jadi akan membuat penggunanya tidak akan menjadi lebih smart.

Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s