Pelatihan PPIC untuk UMKM oleh Laboratorium Logistics and Supply Chain Management (LSCM) – ITS

Pada hari Rabu, tanggal 3 Oktober 2012, Laboratorium Logistics and Supply Chain Management (LSCM), Jurusan Teknik Industri – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melakukan pelatihan sehari mengenai Konsep Dasar Perencanaan Produksi, atau lebih populer dengan istilah Production Planning and Inventory Control (PPIC), ke beberapa perusahaan berskala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).  Pelatihan tersebut diselenggarakan atas kerjasama Laboratorium LSCM dengan LPB Astra, organisasi yang selama intensif membina UMKM di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Pelatihan tersebut dilaksanakan dengan menyewa sebuah warung internet di kawasan Tropodo, Waru. Anggota dosen yang terlibat langsung pada pelatihan tersebut adalah saya sendiri🙂, dan Dr. Iwan Vanany.

Pada pelatihan tersebut, peserta UMKM diberi wawasan mengenai bagaimana caranya melakukan perencanaan yang lebih terstruktur, sistematis, efektif, dan efisien. Materi pelatihan yang disampaikan meliputi peramalan permintaan sederhana (demand forecasting) dengan menggunakan pendekatan rata-rata berjalan (moving average) dan perencanaan kebutuhan material (material requirement planning) atau lebih populer dengan singkatan MRP.

Disamping itu, pelatihan dikemas dengan sebuah studi kasus sederhana, dimulai dari bagaimana caranya membaca pola data historis transaksi, melakukan peramalan permintaan yang lebih baik, serta menentukan jumlah pengadaan yang efektif dan efisien dengan konsep MRP. Studi kasus tersebut diselesaikan dengan menggunakan aplikasi spreadsheet sederhana yang dikombinasi dengan Visual Basic (VB).  Pelatihan ini juga memberikan manfaat pada UMKM mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi informasi sederhana seperti Microsoft Excel untuk mempermudah proses bisnis mereka.

Pasca kegiatan pelatihan, aktivitas pengabdian kepada masyarakat tersebut dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan.  Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memastikan kemampuan UMKM dalam melakukan perencanaan produksi dengan lebih baik. Pada tahapan ini juga dilakukan konsultasi permasalahan yang terkait dengan ruang lingkup produksi mulai dari analisis biaya hingga kaitannya dengan manajemen persediaan. UMKM juga diberikan pengetahuan dasar terkait dengan permasalahan yang ditanyakan diseputar produksi. 

Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah melatih UMKM untuk memanfaatkan salah satu teknologi informasi sederhana yaitu Microsoft Excel dalam menjalankan proses bisnisnya. Proses bisnis yang dimaksud disini adalah proses melakukan peramalan permintaan, pembuatan perencanaan kebutuhan material, serta perhitungan harga pokok produksi. UMKM menjadi lebih sadar bahwa Microsoft Excel dapat menjadi alat bantu yang handal dalam usaha mereka. Pada proses pendampingan juga diberikan program spreadsheet sederhana berbasis Ms. Excel untuk membantu pemahaman perhitungan harga pokok produksi (HPP).

Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan untuk mendiseminasikan pengetahuan di lingkup PPIC atau Supply Chain Management (SCM) pada UMKM. 

Laboratorium LSCM – ITS juga telah memberikan banyak pelatihan mengenai PPIC dan SCM antara lainnya dengan PT. Badak NGL dan PT. Pupuk Kalimantan Timur.

For further information related to this post, you may contact us at arvietrida@gmail.com🙂.

 

Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s