Sehat dan Seimbang

Hidup sehat dan seimbang, siapa yang tak mau? Sebenarnya untuk hidup sehat dan seimbang itu tidaklah sulit, karena semua tips yang ada (baik yang ada di internet, majalah, koran) bisa mudah dilakukan jika ada niat. Berikut ini saya tuliskan beberapa tips hasil kompilasi tips saya sendiri dengan tips-tips yang ada di majalah wanita Chic dan More Indonesia. Hmm…mungkin ada beberapa tips yang membutuhkan budget yang lumayan banyak untuk menjalaninya, tapi tidak ada salahnya kalau kita sekedar mengetahuinya. Urutan tips yang saya tulis mengikuti prioritas rekomendasi yang paling baik dan mudah untuk dijalankan. Hanya sebagai catatan, bahwa saya sendiripun belum menjalankan semua tips-tips ini, terutama yang saya letakkan pada prioritas bawah. Enjoy the tips😉

1. IBADAH. Ibadah dengan tenang dan khusyuk (meskipun mencapai kondisi khusyuk itu bukanlah proses yang mudah) telah saya buktikan sendiri bisa menyeimbangkan jiwa dan raga secara luar biasa. Segala bentuk emosi bisa reda seketika kalau kita merespon dengan cara beribadah. Bagi umat muslim, mungkin cara yang paling amat sangat sederhana adalah dengan mengucap istighfar ketika kita sedang mengalami cobaan. Tidak hanya sekedar istighfar, tapi juga disertai dengan wudhu, sholat, atau membaca Al Qur’an. InsyaAllah emosi akan menurun dan kita bisa menghadapi masalah dengan pikiran yang lebih jernih.

2. MENYENDIRI. Sebagai makhluk sosial, memang kodrat kita harus bergaul dengan sesama kita, apalagi berbagi dengan keluarga, orang tua, saudara, ataupun teman. Tetapi adakalanya kita hidup lebih santai jika tanpa bersosialisasi, alias menyendiri. Pengalaman saya, menyendiri untuk beberapa saat bisa mengembalikan “enerji murni” dari jiwa kita. Secara praktek jelas, bahwa pada saat kita menyendiri, kita memiliki konsentrasi yang lebih baik untuk merenungi apa yang terjadi baru-baru ini, dahulu, atau rencana kita di masa yang akan datang. Pada saat menyendiri, biasanya akan lebih mudah untuk menata prioritas dan menata pikiran. Selain itu, kadang dengan menyendiri bisa “memperbaiki” kondisi emosional kita. Hanya saja porsi menyendiri untuk tiap-tiap orang berbeda-beda. Untuk orang-orang pendiam atau introvert, biasanya memerlukan porsi menyendiri yang lebih banyak dibandingkan dengan orang-orang ekstrovert, atau orang-orang yang ekstrem sanguinis. Proses menyendiri inipun bisa berbeda-beda bentuknya, yang paling umum adalah ketika kita sedang melakukan ibadah ke Tuhan Yang Maha Esa (kembali lagi ke poin 1 deh ya😉 ), atau ada juga yang suka dalam bentuk menulis (seperti menulis blog, cerpen, dll), menggambar, atau mencipta lagu. Yah setidaknya itu adalah beberapa aktivitas yang saya lakukan ketika saya sedang “menyendiri” untuk mengembalikan “enerji murni” saya. Terbukti, setelah saya menjalani aktivitas tersebut, produktivitas kerja saya dapat meningkat, alhamdulillah. Tips yang agak aneh mungkin, tapi silakan dicoba🙂

3. BERBAGI CERITA. Setelah saya menyarankan untuk menyendiri, yang ketiga yang bisa kita lakukan untuk hidup sehat dan seimbang adalah berbagi cerita, entah cerita positif, kesuksesan, atau masalah. Yang jelas, jangan biarkan anda memendam kisah anda seorang diri, tanpa ada seorangpun yang tahu siapa dan bagaimana sebenarnya anda. Dengan berbagi, kita meringankan beban kita, sekaligus kita bisa membuat “backup” kisah kita, kalaupun memang diperlukan saksi yang bisa membantu kondisi anda pada saat anda sedang mengalami kesulitas. Namun, berbeda dengan 2 tips sebelumnya, untuk berbagi, kita membutuhkan teman berbagi yang sangat kita percaya, terutama untuk menceritakan kisah susah kita. Pilihlah teman yang setia dan loyal dalam hidup anda untuk diajak berbagi. Ingat, memperoleh teman itu mudah, tetapi memperoleh teman baik itu bagai mencari jarum di tumpukan jerami. Jadi, tetaplah berbagi cerita dengan teman, namun tetap waspada. Untuk memilih teman berbagi yang tepat, cobalah anda mendengar suara hati anda.

4. MENGERJAKAN PEKERJAAN RUMAH. Sounds so simple, but often hard to practice. Tidak kita pungkiri, malas sekali rasanya jika kita harus mengurus pekerjaan rumah tangga. Namun, saya merasakan manfaat yang luar biasa ketika saya benar-benar bisa “menghayati” pekerjaan rumah tangga yang saya selesaikan. Pekerjaan-pekerjaan yang memang seringkali terdengar menjenuhkan, seperti, menyapu, mengepel, mencuci, menyetrika, menata lemari, mencuci mobil sendiri, memasak, dan aktivitas sejenisnya, jika kita melakukan dengan perasaan yang ikhlas, senang, dan menikmati, insyaAllah akan memperoleh suatu kepuasan tersendiri, yang berbeda dengan kepuasan yang kita peroleh jika orang lain yang melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga tersebut. Disamping itu, ada penelitian di Inggris yang menemukan bahwa ibu rumah tangga yang sehari-harinya melakukan pekerjaan rumah tangga sendiri memiliki peluang yang lebih besar untuk terhindar dari kanker payudara dibandingkan wanita yang tidak mengejakan sendiri pekerjaan rumah tangganya. Namun sayang sekali saya lupa prosentase peluang tersebut (ada di harian Jawa POs, namun saya lupa ada di edisi berapa😦 ).

5. OLAHRAGA TERATUR. Semua orang pasti telah mengetahui manfaat melakukan olahraga secara teratur setiap hari. Olahraga yang paling sederhana adalah jalan pagi selama 30 menit, karena dapat melatih jantung kita untuk bekerja dengan ritme yang teratur. Jujur, untuk poin ini, saya paling parah untuk menjalankannya😦, dengan dalih saya tidak memiliki cukup waktu untuk melaksanakannya, dan saya pikir bukan saya saja yang memiliki dalih semacam itu. Namun saya yakin, jika kita bisa melakukan manajemen waktu yang lebih baik lagi, aktifitas tersebut bisa  kita lakukan secara rutin, paling tidak untuk melancarkan peredaran darah kita, terutama untuk orang-orang yang pekerjaannya banyak menghabiskan waktu dengan duduk di hadapan komputer.

6. HINDARI MEROKOK, AC, DAN PEMANAS RUANGAN. Hindari merokok untuk kesahatan paru-paru kita, AC dan pemanas ruangan untuk menjaga kelembaban alami kulit kita, jika kita ingin kulit kita lebih kenyal hingga kita berusia 50an. Konon, selain memakan banyak sayuran, membatasi makanan dari daging dan susu, menghindari AC dan pemanas ruangan itu juga dilakukan oleh para wanita Jepang untuk menjaga kesehatan kulit mereka secara alami. Selain itu, masih terkait dengan kesehatan kulit, ada artikel yang mengatakan untuk menghindari konsumsi minuman kemasan dan makanan berkadar gula tinggi, serta selalu membalurkan tabir surya setiap kali keluar rumah pada siang hari.

7. KEMBALI KE ALAM. Untuk poin ini, sebaiknya saya kutip langsung dari tulisan Dr.Tan Shot Yen, M.Hum. Di tengah segala sesuatu yang serba mesin, keberadaan tubuh yang “sebenarnya”pun disangkal. Manusia berbeda dengan mobil, coba bayangkan, mobil yang terserempet bajaj akan tetap tergores warna oranye bila tidak ada tindakan las, dempul, dan cat ulang. Tetapi kulit yang tercakar kucing atau tergores kawat pagar bisa sembuh sempurna dalam waktu kurang dari sebulan! Inilah inti dari kehidupan yang sebenarnya, yang dikenal dengan manusia memiliki kemampuan self-healing, self-repairing, dan self-regenerating. Penyangkalan atas kemampuan ini secara tidak sadar kita memperlakukan tubuh kita seperti mobil! Lalu, mengapa orang hipertensi atau diabetes tidak bisa sembuh secara alami? Selama ini, apa yang terjadi dalam dunia kesehatan, bila obat tidak berhasil, tentu teknologi kedokteran menjadi jawabannya, dan semua pasti akan berujung di kamar ICU, dalam keadaan terpasang selang, terhubung mesin, dan listrik. Padahal jika dirunut dari awal, semua bermula dari masalah diabetes yang seharusnya bisa dibereskan dengan menata gaya hidup dan makan. Semua dokter pun tahu “penyakit akibat gaya hidup”. Tapi alih-alih berjuang dan membimbing pasien dalam koridor gaya hidup, pasien malah keluar dari kamar praktek dengan resep berisi obat seplastik. Jadi, kesimpulan yang bisa ditarik dari ringkasan artikel dokter tersebut adalah, kita seharusnya menata gaya hidup kita, dan jangan sampai hidup kita tergantung dengan obat jika sudah terlanjur. Mulailah sejak dini dengan mengkonsumsi produk-produk alami, seperti sayuran (usahakan yang bebas dari pestisida, minimum dengan mencuci sayuran dan buah sebelum dikonsumsi) dan mengurangi makan dan minum produk-produk kemasan.

8.  SANTE PAR AQUA, atau SOLUS PER AQUA, atau lebih dikenal dengan SPA. Saya sendiri tidak pernah melakukan Spa karena biaya relatif besar untuk saya. Namun banyak yang mengatakan bahwa Spa tidak hanya bagus untuk kesehatan  pikiran atau jiwa semata, tetapi juga fisik, mulai dari membuang racun dari dalam tubuh, mengelupas kulit mati, dan pijat untuk melancarkan peredaran darah. Pijat untuk Spa pun konon bervariasi, mulai dari pijat Jawa, Bali, Thai, French, Swedish, sampai India. Well, it costly, but maybe worthy.

Okay, that’s all. Semoga bermanfaat🙂

2 thoughts on “Sehat dan Seimbang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s